• L O G I N

  • Arsip

  • it’s me

    ”image”/
  • New Avatar Was Born

    ”image”/
  • Spreadfirefox Affiliate Button
  • IP

Agar anak tidak mudah jajan sembarangan

Yang namanya anak – anak, pasti suka sekali sama yang namanya jajanan. Jajanan yang biasa di jual di pinggir jalan, atau pun yang di jajakan dengan cara berkeliling, apa lagi jika teman – teman sebayanya juga menikmati jajanan tersebut.

Tapi bagi para orang tua, pasti memikirkan hal ini, apakah jajanan itu sehat, apakah ada zat pewarna berbahaya didalamnya, apakah menggunakan bahan yang bersih, dan lain sebagainya, apakah anaknya nanti tidak mengalami sakit perut atau demam setelah mengkonsumsinya.

Berikut adalah tips yang saya pelajari dari orang tua saya dalam mendidik kami, anak – anaknya dahulu.
1. Sarapan
Setelah bangun tidur, biasakan anak kita untuk mandi, lalu setelah bersih dan berpakaian rapih, kemudian ajak anak kita untuk sarapan, apalagi jika sarapan bareng dengan seluruh anggota keluarga, pasti lebih seru. Sarapan penting bagi kita semua, Bahkan orang yang menjalani diet pun diwajibkan untuk sarapan. Jika anak kita sarapan, dia akan punya tenaga untuk belajar dan bermain, sehingga mengurangi rasa lapar ketika melakukan aktifitasnya, dan tidak mudah terpancing dengan jajanan diluar sana, dan juga, jangan lupa beri dia minum susu.

2. Uang Saku
Jangan biasakan memberi anak kita uang saku, jika perlu, jangan sama sekali beri uang saku kepada mereka, boleh kita memberi uang kepada mereka, tapi ajarkan untuk menabung, bukan untuk jajan. Dan ketika sudah terkumpul, mereka bisa menggunakan unag tersebut untuk hal yang lebih baik, dan ini harus dengan pengawasan dan arahan orangtua.

3. Sediakan Jajanan
Terkadang, ada yang merengek – rengek minta dibelikan suatu jajanan. Untuk hal seperti ini, kita bisa mensiasatinya dengan membuat jajanan yang biasa di jajakan penjual tersebut. Ajak mereka berpartisipasi dalam pembuatannya, sehingga mereka meresa bangga bisa menikmati hasil jerih payahnya sendiri. Juga bisa dengan memberitahu, bahwa jajanan tersebut belum tentu sehat, dan ajak mereka untuk membuat jajanan yang sama di kemudian waktu.

4. Menawarkan
Ini hal yang tidak kalah pentingnya. Jika kita sedang berjalan bersama, belanja, atau rekreasi, jangan biasakan mengucapkan kata sakti berikut ini “Nak, kamu mau apa ??” He he he, karena, dengan kata – kata seperti itu akan memicu anak untuk mengutarakan keinginannya untuk jajan ketika sedang berjalan bersama.

5. Rahasia Terakhir
Ini adalah cara yang paling ampuh menurut saya, dan ini benar – benar telah di terapkan kepada Ibu saya kepada adik saya ketika kami masih kecil dulu. Saat adik saya merengek minta dibelikan agar – agar, ibu saya menolak, dan adik saya tetap saja merengek, bahkan menangis sambil mengguling – gulingkan badannya dilantai sebagai bentuk demonstrasi, tapi kemuadian dengan santai, dia memanggil tukang agar – agar itu. Lalu berkata “Bang, ini anak saya mau ikut …. :p” . Kontan, adik saya langsung berubah pikiran, untuk tidak minta jajan agar – agar lagi. (Sebab, tukang agar – agar tersebut berkata : “ayo nak, ikut saya … :D”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: